Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks
Berita  

Pj. Walikota Salatiga Buka Acara FGD Anti Bullying Dinas Pendidikan Kota Salatiga

banner 120x600

Wartapro.id – Salatiga – Jateng

Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Nunuk Dartini, S.Pd., membuka acara FGD Anti Bullying yang bertajuk “Stand Up, Speak Out”.

banner 325x300

Acara tersebut di gelar di Aula Ganesha Dinas Pendidikan kota Salatiga oleh Dinas Pendidikan Kota Salatiga dengan dihadiri guru dan perwakilan siswa-siswi SMP se-Salatiga. Senin (23/10/2023). 

Selain Pj. Walikota Salatiga, forum ini diisi oleh pemateri dari Plt. Kepala Puspresnas Kemenbudristek RI, Ir. Hendarman, M.Sc., Ph.D., Kepala Dinas Pendidikan, Nunuk Dartini, S.Pd., M.Si., Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Salatiga, Mirzantio Erdinanda, S.H., M.H., dan Kepala Satreskrim Polres Salatiga AKP M. Arifin Suryani, S.Sos., M.H. 

Disambut dengan Drumblek SMPN 2 Salatiga, acara ini diwarnai dengan beragam penampilan bakat tarian dari SMPN 9 dan SMPN 2, Paduan Suara SMP Kristen 02 Eben Haezer Salatiga, Band SMPN 1 Salatiga, dan Wushu SMPN 3 Salatiga.

Sebelum membuka FGD, Sinoeng mengingatkan bahwa bullying tidak hanya terjadi di sekolah namun di rumah juga bisa terjadi. “Orang tua adalah faktor krusial, bullying itu juga terjadi di lokal-lokal domestik, dirumah siapa yang mengendalikan. Ketika orang tua belum paham anaknya bagus di paduan suara namun kurang di matematika, tapi dia dirumah dihabisi sama ayahnya ibunya, ya habis sudah,” ucapnya dalam pengarahan yang diberikan.

Untuk mengawali pembicaraan FGD, Pj. Wali Kota memberikan 3 poin penyelesaian masalah bullying yaitu Meet Up Frequently (Sering Bertemu), Regrouping Activities (Kegiatan Berkelompok), dan Parenting Involvement. “Sekolahan, murid, orang tua harus sering-sering ketemu. Kalua tidak sering ketemu biasanya akan ada slot-slot kosong untuk menjadi potensi bullying itu terjadi. Selain itu, kurangi kegiatan individu, tambahi kegiatan kelompok yang bisa memungkinkan orang yang biasanya berantem dia bisa berkerja sama di 1 grup yang sama. Dan terakhir, anak muda sekarang tidak belajar dari nasihat, tetapi belajar dari teladan, maka dari itu berilah contoh dalam tindakan,” jelasnya dalam materi yang diberikan.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *