Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks
Berita  

Duel Berdarah, Warga Bakar Rumah Lurah

banner 120x600

LAMPUNG, WARTAPRO.ID –
Dilansir dari media Prioritastv.com, Duel berdarah terjadi di Pasar Bandar Agung, Kampung (Desa) Bandar Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, pada Sabtu pagi 17 Mei 2025.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkelahian antara dua warga, Sur dan DW, berujung maut dengan tewasnya Sur akibat luka senjata tajam.

banner 325x300

Peristiwa ini memicu reaksi berantai yang mengejutkan. Rumah milik Thabrani, orang tua Kepala Kampung Gunung Agung, dibakar oleh massa yang diduga merupakan keluarga korban.

Padahal, menurut keterangan saksi dan tokoh masyarakat, duel tersebut murni persoalan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan kepala kampung.

Frans, perwakilan keluarga Kepala Kampung Gunung Agung, menyampaikan kekecewaannya atas tindakan pembakaran tersebut.

“Ini murni duel di pasar, tidak ada kaitannya dengan Kepala Kampung Gunung Agung. Tapi kenapa justru rumah orang tua beliau yang dibakar? Kalau memang ada dugaan tertentu, seharusnya dilaporkan ke aparat hukum, bukan malah main hakim sendiri,” kata Frans.

Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas aksi pembakaran tersebut.

“Kami minta aparat menangkap pelaku maupun provokator yang menyebabkan rumah mertua saya dibakar,” tegasnya.

Situasi memanas setelah kabar kematian Sur menyebar cepat ke masyarakat. Massa yang awalnya berjumlah puluhan orang meningkat menjadi ratusan, bahkan mendekati ribuan orang yang berkumpul di sekitar lokasi.

Untuk meredam eskalasi, pihak kepolisian mengerahkan ratusan personel ke lokasi kejadian. Hingga saat ini, kondisi masih dijaga ketat, dan aparat terus melakukan penyelidikan guna mencari dalang di balik aksi anarkistis tersebut.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait motif duel maupun aksi pembakaran, namun menjamin proses hukum akan ditegakkan. (*/Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *