Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks
Berita  

Kadis Koperasi dan UMKM Lamsel Angkat Bicara Terkait Pemberitaan tentang Dirinya, Aryantoni; Itu Bukan Tipe Saya

banner 120x600

LAMSEL, WARTAPRO.ID –
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Aryantoni tanggapi adanya pemberitaan di beberapa media online, usai digelarnya Launching Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) pada Senin (21/7) dua hari yang lalu.

Munculnya pemberitaan di media online yang berjudul ‘Pedagang Kecil Yang Merugi, di Gebyar Peluncuran KMP Kabupaten Lamsel’, akhirnya Kadis Koprasi dan UMKM Lamsel Aryantoni angkat bicara.

banner 325x300

“Jujur saya tidak tahu masalah merugi itu, kalau memang teman-teman dari media atau rekan yang lain, kalau saya yang memerintahkan pasti saya yang bayar kan. Tapi sekarang tiba-tiba ada berita masalah pedagang merugi dengan adanya acara itu,” ucapnya kepada jurnalis, saat wawancara diruangan kerjanya, pada Rabu (23/7/2025).

Aryantoni mengatakan bahwa memang kegiatan tersebut, jika dikaitkan berhubungan dengan leading sektornya Dinas Koperasi dan UMKM.

“Tadi juga pak Lurah Way Urang (Imam Wahyudi, red), sudah konfirmasi ke saya bahwa ‘bang itu sudah saya selesaikan,’ katanya. Ya saya bilang syukur Alhamdulillah,” jelasnya.

Dan terkait adanya pemberian yang berjudul ‘Saat Peluncuran Koperasi Merah Putih, AT Kacak Bekom (Pelitnya 12 Jin) Terhadap Pedagang Yang Merugi’ di media online tersebut, Ia menampik bahwa itu adalah tidak benar.

“Apalagi saya dibilang kocok bekem, pelit, saya bukan tipe yang begitu juga. Saya juga dengan teman-teman media, selagi saya ada, gak ketang itu bahasanya untuk beli rokok, ya InsyaAllah, kalau saya ada. Gak kocok bekem, boleh tanyalah kepada rekan-rekan yang lain, kalau lagi ada rejeki, saya kasih,” tegasnya.

Dirinya berharap kepada awak media, agar menyajikan berita yang berimbang, tanpa ada arah yang tendensius.

“Saya harap kepada teman-teman media liat dulu yang sebenarnya permasalahan nya apa?, jangan langsung-langsunng nge-just atau menuduh saya macam-macam,” tuturnya.

Dirinya juga mengatakan, dengan keterbatasan anggaran di Dinas Koperasi dan UMKM, mulai dari Sosialisasi, Musdesus, dan pembuatan Akta Notaris serta Badan Hukum, tapi Kabupaten Lampung Selatan mampu melaksanakan semua kegiatan 100 persen, di banding Kabupaten/Kota lain, yang ada di Provinsi Lampung.

“Jujur saya ini hanya pelaksana, menyiapkan segala sesuatunya, dari perlengkapan semuanya. Hajatnya sebenarnya bukan hanya Dinas Koperasi saja, antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten,” imbuhnya.

Lanjutnya, “kebetulan kita yang menjadi contoh di Provinsi Lampung, walaupun ada 3 Kabupaten, Lampung Selatan Way Urang, Way Kanan Nuah Maju, dan Lampung Timur. Alhamdulillah kita yang menjadi titik lokasi untuk live streaming nya. Kita bangga juga kita sudah ada beberapa juga Koperasi percontohan.” Tandasnya. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *