Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks
Berita  

PMII Berkolaborasi Bersama Instansi Terkait Taman Mangrove di BUPER Kwarda Lampung

banner 120x600

Wartapro.id-Lampung Selatan

Isu lingkungan dan bencana yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia saat ini menjadi topik serius yang memerlukan tindakan nyata, bukan hanya agenda seremonial belaka.

banner 325x300

Langkah nyata menjadi tanggung jawab semua pihak, bukan hanya pemerintah, lembaga terkait, pihak swasta dan masyarakat khususnya yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia demi keberlangsungan umat manusia.

Sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap lingkungan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) Provinsi Lampung mengajak Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU) Kabupaten Lampung Selatan berkolaborasi dengan PKC PMII Provinsi Lampung, NU Care Lazisnu Provinsi Lampung, serta Kwarda Gerakan Pramuka Lampung dalam kegiatan yang mengangkat tema tema, SHODAQOH OKSIGEN
Taubat Ekoteologi Warga Nahdliyin : Merawat Alam Untuk Masa Depan Peradaban.

kegiatan penanaman bibit Mangrove di laksanakan di pantai Bumi Perkemahan Kwarda Lampung ( wisata Onaria ) yang berlokasi di Desa Tridarmayoga Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan. Kamis (25/12/2025 )

Sebanyak 1.500 bibit pohon Mangrove di tanam, di lokasi pantai Bumi Perkemahan Kwarda Lampung yang telah mengalami abrasi selama kurang lebih 15 tahun.

Bakti sosial itu melibatkan stakeholder antara lain : Kemenag Provinsi Lampung, pengurus PWNU Lampung, PCNU Lamsel, Ansor, PBNU, IPBNU, Pemcam Ketapang, Kwaran Kecamatan Ketapang, PMII Lamsel, Saka Bhayangkara Lamsel, perangkat desa Tridarmayoga dan elemen lainnya.

Seketaris Kwarda Lampung Mubasit mewakili Ketua Majelis Pembimbing Daerah/Mabida)
Kwarda Lampung Jihan Nurlela, mengucapkan terimakasih dan apresihya kepada PMII Lampung, warga NU dan stakeholder terkait yang telah meng inisisi berlangsungnya acara.

Mubasit mengatakan
SHODAQOH OKSIGEN
Taubat Ekoteologi Warga Nahdliyin : Merawat Alam Untuk Masa Depan Peradaban, merupakan tema yang sangat strategi sekali dan relevan dengan kondisi alam semesta yang terjadi saat ini.

“Kerusakan di darat dan lautan di sebabkan oleh ulah tangan manusia, oleh sebab itu kita harus menyelamatkan alam ini. Kita tidak berhenti sampai disini, saya juga meminta kwaran Ketapang dan Kwarcab Lampung Selatan membantu memantau perkembangan Mangrove yang telah ditanam ini. Kolaborasi PMII dan Kwarda Lampung semoga dapat berkelanjutan, karena selaras dengan Dasadarma Pramuka kita, yaitu Cinta Alam dan Kasih sayang sesama manusia”. Pungkas Mubasit.

Sementara, Ketua PKC PMII Provinsi Lampung Yusuf Kurniawan menyampaikan meski kegiatan penting untuk keberlangaungan umat manusia tersebut tanpa dihadiri Bupati atau Wakil Bupati Lampung Selatan namun tidak menghilangkan tujuan utama untuk menata lingkungan di Lampung Selatan umumnya Provinsi Lampung

Kepada media Yusuf Kurniawan menerangkan, “Kegiatan ini adalah sebagai bentuk ke berpihakan kita sebagai aktivis, sebagai organisatoris, bersama teman teman pegiat komunitas lingkungan, kami hadir di bumi perkemahan Kwarda Lampung Desa Tridarmayoga untuk bersama sama melaksanakan penanaman Mangrove”. Jelasnya

Dikatakannya, kegiatan ini bukan yang pertama, tapi sudah beberapa kali dilaksanakan, seperti di Cukuh Nyinyi Kabupaten Pesawaran, di Area Way Kambas (Lamteng)

“Tujuannya tidak lain dan tidak bukan, ini untuk mencegah abrasi ( pengikisan pantai ) yang terjadi di wilayah pantai Lampung selatan, dan umumnya Provinsi Lampung. Kita mengucapkan banyak terimakasih kepada Kwarda Lampung dan semua pihak yang telah ikut ambil bagian dalam Sodaqoh Oksigen melalui penanaman Mangrove ini”. Ucap Yusuf Kurniawan.

Dilokasi yang sama, Yudi
Suprayoga selaku PKC Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Lampung Selatan sangat mensuport acara tersebut.

“Saya sangat mensuport acara acara positif seperti ini, dimana seperti kita ketahui bersama banyak fenomena alam musibah yang terjadi, kita antisipasi dengan gerakan penanaman pohon Mangrove di pesisir pantai untuk menghindari atau mencegah abrasi pantai kedepannya. Setidaknya kita berjuang terlebih dahulu untuk menyelamatkan lingkungan kita dari kemungkinan bencana”. Imbuh Yudi Suprayoga

Ia berharap kepada sahabat PMII dan semua pihak ikut menjaga dan menghimbau masyarakat untuk sama sama menanam pohon kembali demi menjaga lingkungan sekitar. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *