Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks
Berita  

Dari Januari-Maret, Pos SAR Bakauheni Lakukan 5 Kali Penyelamatan

banner 120x600

Lampung Selatan – WARTAPRO.ID – Pos Search and Rescue (SAR) Bakauheni, Lampung Selatan, melakukan sebanyak 5 kali penyelamatan sepanjang bulan Januari hingga Maret 2024.

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswarai mengatakan, pihaknya telah melakukan penanganan evakuasi sejumlah 5 kali dimulai dari bulan Januari hingga tanggal 15 Maret 2024.

banner 325x300

“Ada 2 penanganan penyelamatan orang terjepit mobil akibat kecelakaan rem blong didepan pintu masuk Pelabuhan Bakauheni,” buka Rezie saat dikonfirmasi, Jumat (15/3/2024).

Rezie melanjutkan, Pos SAR Bakauheni juga melakukan 2 evakuasi anak tenggelam di Kecamatan Candipuro dan Pantai Batu Balak, Kecamatan Rajabasa.

“Untuk pencarian dan pertolongan diluar Lampung Selatan ada 1 kali, yakni di Lampung timur Kecamatan Labuan Maringgai, Lampung Timur, seorang nelayan terjatuh dari kapal,” sambungnya.

Rezie menambahkan, Pos SAR Bakauheni kali terakhir juga terlibat dalam evakuasi musibah banjir di wilayah Kecamatan Natar dan Palas.

“Mengingat cuaca sekarang yang belum bersahabat, Pos SAR Bakauheni melakukan penanganan khusus atau saat ini dalam pantauan sendiri yaitu daerah Kecamatan Natar, Candipuro, Palas dan Bakauheni sendiri terkhusus di area pelabuhan,” cetusnya.

Disoal mengenai kendala yang dihadapi Pos SAR Bakauheni saat melakukan proses evakuasi di lapangan, Rezie menjawab faktor cuaca.

“Terkendala di cuaca, arus sungai yang cukup deras dan curah hujan tinggi mempengaruhi proses pencarian dan evakuasi korban,” timpal Rezie.

Rezie merincikan, Pos SAR Bakauheni memiliki sarana evakuasi diantaranya 1 perahu karet dengan mopel 40 PK, dan 1 rigid inflatable boat (RIB) yang disiagakan di Pelabuhan Muala Pilu, Kecamatan Bakauheni.

Di penghujung, ditengah situasi cuaca ekstrim dan curah hujan tinggi, Rezie mengimbau kepada untuk masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan aktifitas baik di laut atau sungai juga lebih memantau prakiraan cuaca dari BMKG.

Kemudian, tempat-tempat yang memang sudah menjadi titik banjir ketika curah hujan tinggi hingga meluap, maka sebagai antisipasi agar masyarakat mengungsi terlebih dahulu ke tempat aman.

“Khususnya nelayan, prakiraan cuaca dari BMKG sampai seminggu kedepan masih belum bersahabat baiknya menunggu cuaca kembali normal dan baru bisa bekerja normal seperti biasa,” harap Rezie.

Bagi masyarakat yang ingin melaporkan peristiwa dan memerlukan penanganan dari Pos SAR Bakauhen, bisa menghubungi call center +62 821-8004-8006.

“Untuk call center Basarnas via WhatsApp atau telepon 24 jam, ada tim siaga yang akan merespon setiap kejadian musibah,” pungkas Rezie. (Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *