Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks

Banser dan Ansor Lamsel Gelar Apel Siaga Bertajuk “Jaga Kiai, Jaga Negeri” 

banner 120x600

Wartapro.id-Lampung Selatan 

Banser dan Ansor Kabupaten Lampung Selatan gelar dan ikuti Apel Siaga yang bertajuk “Jaga Kiai, Jaga Negeri” yang dipusatkan di halaman Gedung  PCNU Lampung Selatan. Minggu (19/10/2025)

banner 325x300

Kegiatan ini diikuti ratusan anggota Banser dan kader Ansor dari berbagai kecamatan di bawah komando Satkorcab Banser Lampung selatan.

Ketua PC GP Ansor LampungSelatan, Arif Rahman Hakim MPd, dalam amanatnya menegaskan bahwa apel ini merupakan respons cepat atas situasi terkini yang dinilai telah menyerang marwah dan kehormatan para ulama serta lembaga pesantren.

“Hari ini kita berkumpul untuk menunjukkan bahwa kader-kader Ansor Banser siap siaga menjalankan perintah organisasi. Kita hadir bukan untuk hura-hura, tapi untuk membela kehormatan para kiai dan marwah Nahdlatul Ulama.

Dalam pidatonya,

Arif juga menyinggung momen Hari Santri Nasional (22 Oktober) yang merupakan bentuk pengakuan negara terhadap peran santri dan pesantren dalam perjuangan kemerdekaan dan keutuhan NKRI. Namun, ia menyayangkan masih adanya pihak yang mencoba mengaburkan sejarah perjuangan tersebut.

“22 Oktober adalah pengakuan negara terhadap peran pesantren dan santri dalam menjaga NKRI. Tapi hari ini, ada yang mencoba menggiring opini bahwa pesantren tak relevan. Ini jelas keliru dan menyesatkan,” lanjutnya.

Meski demikian, Arif mengingatkan bahwa seluruh kader Ansor dan Banser harus tetap bergerak dalam koridor organisasi, dengan komando yang jelas dan langkah yang terukur.

“Kita organisasi yang terstruktur. Maka semua bentuk gerakan harus melalui koordinasi, tidak bisa main sendiri-sendiri. Kita harus satu barisan dalam membela NU dan para kiai,” 

Ketua PCNU Lampung selatan H.Abdul Haris MAg dalam sambuatannya menyampaikan kekecewaan atas berbagai pemberitaan media yang dinilai menyudutkan NU dan pesantren. Ia secara khusus menyinggung framing negatif yang dilakukan Trans 7 terhadap seorang kiai sepuh, yang disebutnya sebagai tindakan keji dan tidak dapat ditoleransi.

“Ada upaya yang nyata dan terang-terangan dari kelompok-kelompok tertentu yang ingin merendahkan peran pesantren, bahkan menghina para kiai. Ini harus kita lawan!” serunya di hadapan peserta apel.

Dalam acara Apel tersebut juga di lakukan Penanaman Pohon di halaman kantor PCNU sebagai pelaksanaan instruksi PBNU dalam rangka menyambut HSN tahun 2025.(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *