Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks
Berita  

Guru beserta santrinya tenggelam di pantai Suak Sidomulyo.

banner 120x600

Lampung Selatan –WartaPro.id — Seorang guru Dika (21) dan santri Alvi (15) dari Ponpes Manbaul Hikam tewas usai tenggelam di Pantai Keramat, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan (Lamsel), Kamis (17/8/2023).

Peristiwa tragis itu, dibenarkan Kapolres Lamsel AKBP Yusriandi Yusrin saat dikonfirmasi awak media , Kamis (17/8) malam.

banner 325x300

“Iya mas, 2 korban yang tenggelam sudah diketemukan kondisi meninggal dunia,” jawab Kapolres.

Kapolsek Sidomulyo, Iptu Ilham Efendi menceritakan, sekira jam 11.00 WIB, sejumlah 18 santri dan guru Ponpes Manbaul Hikam tiba di Pantai Keramat.

“Sekitar jam 14.00 WIB, rombongan mandi di pinggir berjarak dari bibir pantai sekitar 30 meter dan ketinggian air laut berkisar 1 meter,” urai Kapolsek.

Nahas, saat sedang mandi di laut yaitu 2 orang guru M Maftuh (24) dan Dika (21) serta 3 santri Mesina (12), M Albiansyah (11) dan Alvi (14), tetiba saja terbawa arus ombak laut.

“Tiga orang berhasil selamat dan di bawa ke rumah warga yakni M Maftuh, Mesina, M. Albiansyah. Sementara, Dika dan Alvi terbawa arus ombak,” sambung Ilham.

Kisaran jam 15.00 WIB, Alvi ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan segera dilarikan menggunakan mobil ambulans ke Puskesmas Sidomulyo.

“Korban Alvi tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia. Sementara Dika, sekira jam 17.50 WIB baru ditemukan dan sudah meninggal dunia, lalu dibawa ke Puskesmas Sidomulyo,” tandas Kapolsek.

Terkait kejadian itu, Kapolres Lamsel AKBP Yusriandi Yusrin mengimbau agar pengunjung berhati-hati saat berenang di pantai.

“Kami menghimbau kepada para pengunjung agar tidak berenang di lokasi atau spot pantai yang berbahaya. Kita juga akan memasang plang himbauan larangan berenang bersama pengelola pantai di wilayah Lampung Selatan,” tegas Kapolres. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *