Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks
Berita  

Kapolres Semarang Tekankan Kesiapsiagaan Personel Hadapi Ancaman Bencana, Monitor Langsung Lokasi Rawan

banner 120x600

Wartapro.id, Kabupaten Semarang– Menghadapi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Kabupaten Semarang, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si. mengimbau seluruh personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.

banner 325x300

Dalam amanatnya pada apel kesiapsiagaan yang digelar di Lapangan Apel Tri Brata Polres Semarang, Rabu (3/12/2025), Kapolres menekankan pentingnya mitigasi awal dan respon cepat untuk mencegah dan menanggulangi bencana.

“Kejadian bencana tidak dapat diduga, mitigasi awal dan respon yang cepat menjadi langkah penting dalam mencegah, menanggulangi, dan menghadapi bencana di wilayah Kabupaten Semarang,” tegas AKBP Ratna.

Kapolres juga meminta para personel untuk lebih respek terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama di wilayah tempat tinggal masing-masing. Dia menekankan agar anggota Polres Semarang melakukan pemantauan aktif bersama warga dan perangkat lingkungan, untuk segera melaporkan potensi gangguan yang bisa memicu bencana.

AKBP Ratna melanjutkan, aksi nyata ini juga sudah diterapkan saat dirinya melakukan inspeksi langsung di dua lokasi rawan bencana pada Selasa, 2 Desember 2025, yakni di Kecamatan Suruh dan Kecamatan Ungaran Barat.

Di Sungai Mugur, Desa Bonomerto, Kecamatan Suruh, Kapolres memeriksa kondisi sungai dan jembatan yang menghubungkan Desa Sukorejo dengan Desa Bonomerto. Jembatan penghubung yang lama telah rusak, namun kini telah dibangun jembatan baru di Desa Medayu. Untuk Desa Sukorejo, Kapolres memastikan bahwa lokasi baru untuk pembangunan jembatan penghubung sedang dipersiapkan.

“Kami memantau kondisi sungai dan jembatan penghubung yang sudah lama putus. Kini ada jembatan baru yang menghubungkan Desa Medayu dengan Bonomerto, dan kami sedang menyiapkan lokasi baru di Sukorejo untuk jembatan penghubung yang lebih aman,” ungkap AKBP Ratna.

Selanjutnya, di Kecamatan Ungaran Barat, Kapolres juga meninjau kerusakan pada pondasi Jembatan Sigandu yang tergerus akibat luapan air sungai beberapa waktu lalu.

AKBP Ratna meminta kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat desa setempat untuk segera mengimbau warga agar tidak melewati jembatan yang kondisinya membahayakan.

“Pondasi jembatan ini sudah tergerus, dan untuk keselamatan bersama, kami meminta warga untuk tidak melewati jembatan tersebut,” tegas Kapolres.

Dalam upaya menjaga keselamatan masyarakat, Kapolres Semarang menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak bencana yang merusak fasilitas umum. Hal ini diharapkan dapat mengurangi efek berkepanjangan bagi masyarakat dan meminimalisir kerugian.

Kapolres Semarang juga mengingatkan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam menghadapi bencana, dan Polres Semarang siap mendukung upaya mitigasi serta pemulihan di lapangan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *