Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks
Berita  

LPG Area Lampung Ikut Serta Dukung KMP di Way Urang Kalianda, SBM Risal; Subsidi Tepat Sasaran

banner 120x600

LAMSEL, WARTAPRO.ID –
Liquefied Petroleum Gas (LPG) area Lampung ikut andil dalam mensupport Koperasi Merah Putih (KMP) yang ada di Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Ihwal tersebut disampaikan langsung oleh Sales Brand Manager (SBM) Lampung IV Gas Risal, seusai Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati Muhammad Syaiful Anwar beserta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengecek outlet KMP Kelurahan Way Urang yang berada tepat didepan halaman Masjid Agung, Kalianda, pada Jum’at (18/7/2025).

banner 325x300

“Untuk mempermudah dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di Lampung Selatan,” ungkapnya.

Perlu diketahui, LPG adalah Liquefied Petroleum Gas, atau dalam bahasa Indonesia disebut Gas Minyak Bumi Cair. LPG adalah gas bumi yang dicairkan untuk memudahkan transportasi dan penyimpanan.

“Intinya, jika masyarakat membutuhkan bisa membeli ke KMP sesuai dengan HET yang ada di Lampung Selatan ataupun Provinsi Lampung,” tegasnya.

Dirinya berharap adanya Gas bersubsidi 3 Kg akan tepat sasaran dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ada di Kabupaten Lamsel.

“Dengan ketentuannya sama dengan pangkalan lain menggunakan NIK, dan sesuai dengan kebutuhan rumah tangga, petani sasaran, nelayan sasaran dan usaha mikro,” ucapnya.

Di senggol soal penanggulangan kelangkaan stock, dirinya mengatakan bahwa stock gas LPG masih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kalau stock kita on track, kita salurkan sesuai kebutuhan masyarakat yang ada di Lampung Selatan. Di Way Urang ini juga dengan adanya KMP, harapannya bisa memecah antrian di seputaran Way Urang,” tutur Risal kepada jurnalis Wartapro.id -.

Dan untuk persiapan stock yang ada di Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, SBA area Lampung ini menegaskan tersedia LPG bersubsidi sebanyak 560 tabung dan Non Subsidi atau Public Service Obligation (PSO).

“LPG 3 Kg, 5,5 Kg dan 12 Kg, yang Subsidi 3 Kg, dan yang non subsidi (Non PSO) 5,5 Kg, dan 12 Kg, untuk pertanian, sembako dan Loundry,” paparnya.

Lanjutnya, “alokasinya sudah cukup, sudah sesuai, dan kelengkapan sudah oke semua. Dan harapannya kerjasamanya lebih hidup, khususnya untuk pengguna non Pso seperti ASN, sehingga subsidi ini akan tepat sasaran.” Tandasnya. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *