Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks

Pekerjaan Jembatan Jalan Provinsi di Bangunrejo-Ketapang Molor Dari Target, Warga Protes Jalan Desa Rusak

banner 120x600

Wartapro.id-Lampung Selatan 

Molornya pekerjaan pembangunan jembatan jalan provinsi di desa Bangunrejo kecamatan Ketapang kabupaten Lampung Selatan yang menghubungkan jalan lintas Sumatra dan lintas Timur kembali memicu gelombang sorotan tajam dari masyarakat kapan kejelasan finising dan kapan bisa dilalui kendaraan pengguna jalan.

banner 325x300

Diketahui dari plang bener yang terpasang :

pelaksana pekerjaan dari CV. Sinar Alam Perkasa, dengan nomor kontrak 01/KTR/PPK/PG-JBT/ WSR/V.03/VII/2025.

Dengan nominal kontrak RP. 2.603.728.000,00- atau 2,6 milyar lebih dan sumber dana dari APBD 2025. Serta waktu pekerjaan 150 hari.

Dengan lambannya pekerjaan tersebut menuai pertanyaan khususnya dari warga masyarakat dusun Banyuwangi desa Bangunrejo Kecamatan Ketapang Lampung Selatan yang jalannya semakin hancur berlubang, berdebu, imbas pengalihan arus kendaraan terutama kendaraan dengan tonase puluhan ton.

Sedangkan sebelumnya jalan tersebut belum lama dibangun dari APBD Kabupaten Lampung Selatan.

Padahal beberapa bulan lalu, permasalahan pekerjaan jembatan tersebut sempat di sidak di lokasi oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dan mencuat di pemberitaan sejumlah media online.

Menanggapi aspirasi masyarakat, awak media turun kelokasi pembangunan jembatan dan melakukan konfirmasi kepada Ridwan selaku perwakilan CV. Sinar Alam Perkasa. Kamis (1/1/2026)

Ridwan menjelaskan, harusnya pekerjaan tersebut rampung di ahir tahun 2025, namun karena keterlambatan material, akhirnya molor dari waktu yang di tentukan, sementara pihaknya telah memesan 50 kubik rigid beton.

Ia mengatakan meski molor dari jadawal yang ditentukan, namun ada perpanjangan waktu maksimal 50 hari.

“Pengecoran sudah, tinggal rigid beton bagian tengah dan bagian pinggir dan tiang sandaran, kita mengutakamakan yang tengah dulu agar laluntas lancar. Mudah mudahan tanggal 10 Januari 2026 ini rampung, karena rigidnya sekitar 4 hari paling lama baru finising yang lain, Ini sudah 90 persen lebih. Mudah mudahan cuaca juga mendukung tidak hujan terus. Kemarin dan semalam aja hujan berturut turut, itulah salah satu kendala kita juga”. Jelas Ridwan.

Cristiono selaku konsultan pekerjaan jembatan tersebut dikonfirmasi pada (24/12/2025) mengatakan batas limit pekerjaan tersebut sampai 31 Desember 2025.

“Perencanaan rampung pekerjaan adalah tanggal 25/12/2025, namun waktu yang ditetapkan di kontraknya adalah akhir Desember, yaitu 31 Desember 2025, jika liwat dari tanggal itu maka pihak perusahaan akan kena pinalty”. Terangnya

Dikatakan Cristiono, pihaknya secara administrasi, sudah beberapa kali membuat surat teguran, dan kehadirannya di lokasi untuk ngepush hasil pekerjaan dan menegaskan kembali ke pihak kontraktor. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *