Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks
Berita  

Peringati HUT Sumpah Pemuda, Sinoeng N. Rachmadi Buka Salatiga Youth Festival #2

banner 120x600

Salatiga – Wartapro.id

Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, hadir dan membuka Acara Salatiga Youth Festival #2, yang diselenggarakan di Halaman Pemkot Salatiga, Jumat (27/10/23).

banner 325x300

Usai menghadiri acara yang diselenggarakan guna memperingati Hari Sumpah Pemuda tersebut, Sinoeng menumpang vespa milik salah satu anggota Komunitas Vespa Salatiga, menuju kediamannya di Rumah Dinas Wali Kota. 

“Asik juga, serasa seperti waktu Perang Dunia ke-2,” ujar Sinoeng. 

Kebersamaan orang nomor satu di Kota Salatiga dengan komunitas Vespa Kota Salatiga ini menjadi momentum yang dinilai luar biasa. Tak hanya diajak berpartisipasi di peringatan hari bersejarah, tetapi juga menjadi bagian langsung dari kegiatan tersebut, dengan rolling bersama Pj. Wali Kota Salatiga.

“Luar biasa. Bisa diagendakan lagi, suatu saat kita rolling bareng dan semua komunitas di Kota Salatiga bisa bersatu lagi, bisa lebih guyub dan lebih solid,” tandas Vicky.

Selain hadirnya Komunitas Vespa, pada Acara Salatiga Youth Festival #2 tersebut juga berlangsung Lomba Band antar SMP se-Kota Salatiga. Penampilan anak-anak setingkat SMP yang berlangsung dari pagi di halaman Pemkot Salatiga itu membuat Sinoeng sangat takjub.

“Yang notabene masih anak-anak usia 15 tahun, tapi musikalitasnya luar biasa, mengagumkan. Seusia mereka sudah punya sense musikalitas itu luar biasa. Artinya selain bakat, dia juga dilatih. Selain dilatih dia juga memiliki bakat tentunya. Oleh karena itu dalam konteks musik itu ada feel yang tidak bisa ditipu tapi selalu muncul pada saat dia menampilkannya di atas panggung. Termasuk anak-anak yang menari, baik itu menari kreasi baru, maupun tradisional,” terang Sinoeng.

Dengan tampilan tarian, juga karya-karya kreatif dan inovatif dari anak-anak muda dan UMKM, maka ke depan diharapkan supaya panggung-panggung tersebut dapat berkolaborasi dengan pihak pihak sponsor. Agar anak-anak muda merasa bahwa, kharisma pemuda adalah hari mereka. Bukan hanya tentang arti perjuangan saja, tapi mengisi kemerdekaan dengan karya-karya yang lebih nyata, lebih migunani dan lebih berkelanjutan.

“Saya kira anak muda Salatiga sudah membuktikan itu, tinggal kita merawat dan menyelaraskan saja pada tema-tema kekinian,” lanjut Sinoeng.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *