Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks

Proyek Perbaikan Jalan Veteran Mojolaban Diduga Langgar SOP: Tanpa Anggaran dan Pengawasan

banner 120x600

Wartapro.id| Sukoharjo- Proyek perbaikan Jalan Veteran di Mojolaban, Sukoharjo, memicu kehebohan setelah dugaan pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) mencuat ke permukaan. Sejumlah temuan di lapangan menunjukkan adanya penyimpangan yang serius, mulai dari tidak adanya anggaran yang jelas hingga minimnya pengawasan terhadap pekerjaan yang sedang berlangsung. Selasa 6 Mei 2025.

banner 325x300

Di lokasi proyek, tidak ditemukan papan petunjuk yang mencantumkan nama perusahaan yang bertanggung jawab, meski para pekerja mengaku bahwa proyek tersebut milik Joko Shinta.

Proyek perbaikan jalan yang membentang dari Tugu Bekonang menuju Palur sebuah jalur vital yang menghubungkan beberapa daerah penting seharusnya menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur Kabupaten. Namun, kejanggalan mulai terungkap saat tim media melakukan pantauan langsung.

Lebih mencurigakan lagi, tidak ada tanda-tanda adanya anggaran yang tercatat secara resmi (pagu), yang merupakan kewajiban dalam setiap proyek pemerintah.Selain itu, kondisi di lapangan semakin mengundang keprihatinan.

Para pekerja tampak mengabaikan keselamatan dengan tidak menggunakan alat pelindung diri (APD), padahal risiko kecelakaan di lokasi konstruksi sangat tinggi. Bahkan, pengecoran dilakukan saat kondisi tanah masih basah tindakan yang dapat memengaruhi kekuatan dan ketahanan jalan yang sedang diperbaiki.

“Kami jarang diawasi, Pak. Pengawas hanya datang sesekali. Kadang, kami cuma bekerja berdasarkan instruksi dan berharap semuanya berjalan lancar,” ungkap salah satu pekerja yang meminta identitasnya dirahasiakan. Selasa (6/5/2025).

Kehadiran proyek dengan minim pengawasan dan anggaran yang tidak jelas ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya praktik penyimpangan atau bahkan korupsi. Masyarakat berhak mengetahui lebih lanjut mengenai transparansi anggaran, kualitas pekerjaan, dan siapa yang bertanggung jawab atas proyek vital ini.

Tim media mencoba untuk mencari klarifikasi dengan mendatangi kantor pemilik proyek, namun sayangnya, tidak ada seorang pun yang bisa dihubungi. Keberadaan perusahaan yang mengerjakan proyek ini juga tidak tercantum secara jelas di papan informasi kantor, yang semakin memperburuk kesan ketidaktransparanan.

Pihak berwenang, baik dari instansi terkait maupun pengawas proyek, perlu turun tangan untuk menyelidiki dugaan penyimpangan ini. Tindakan tegas harus diambil jika terbukti adanya pelanggaran SOP, demi memastikan proyek ini bisa berjalan sesuai dengan prosedur yang benar dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Masyarakat dan pengguna jalan berhak mendapatkan proyek yang sesuai dengan standar dan aman. Jangan sampai kita terjebak dalam proyek siluman yang merugikan semua pihak,” tambah sumber yang enggan disebutkan namanya.

Sebagai bagian dari pembangunan daerah, proyek ini seharusnya menjadi simbol kemajuan, bukan justru menambah masalah baru. Masyarakat berharap agar segera ada penyelesaian yang transparan dan akuntabel terkait proyek perbaikan Jalan Veteran ini.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *