Akurat dan Terpercaya
HomeIndeks
Berita  

Yasip Khasani, Memberikan Apresiasi Dan Dukungannya Terhadap Program ISComE,Yang Diselenggarakan Oleh UIN Salatiga

banner 120x600

SALATIGA – WARTAPRO.ID || Pj Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap program International Student Community Engagement (ISComE) yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Dukungan Yasip disampaikan pada penerimaan kunjungan ISComE di Warung NKRI Gedung Kesbangpol Kota Salatiga, selasa (16/07/24).

Hadirnya 36 mahasiswa asing dari 13 Negara di Kota Salatiga selama satu minggu ini, merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kerjasama internasional dalam rangka memperkaya wawasan, pengetahuan, serta mempererat persahabatan antarbangsa. “On behalf of the Government and the people of Salatiga City, I would like to welcome you in Salatiga City. I hope that the cold climate of Salatiga City, combined with the warmth and friendliness of Salatiga residents, can make a deep impression on you,” sambut Yasip.

banner 325x300

Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Salatiga, Yasip menyampaikan selamat datang kepada para mahasiswa asing di Kota Salatiga. Yasip berharap, iklim Kota Salatiga yang dingin, dipadukan dengan kehangatan serta keramahan warga Salatiga dapat memberikan kesan mendalam bagi seluruh mahasiswa asing yang hadir. Kunjungan ini tidak hanya memberikan manfaat akademis, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dalam memahami dan merasakan langsung kehidupan masyarakat Salatiga yang penuh dengan kearifan lokal. Oleh karena itu Yasip berpesan agar mereka dapat berinteraksi dengan warga sekitar, berbagi pengetahuan dan pengalaman. “Saya juga sangat terbuka untuk belajar dari saudara-saudara semua, dari berbagai latar belakang budaya dan negara yang berbeda, sehingga kunjungan ini benar-benar menjadi momen yang saling menginspirasi. Kami berharap kunjungan studi ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kesan yang mendalam bagi kalian semua. Jangan ragu untuk menjelajahi Kota Salatiga dan menikmati keramahan warganya. Semoga program ini dapat terus berlanjut dan semakin mempererat hubungan baik antarnegara di masa depan,” terangnya.

Selanjutnya Yasip menceritakan keberadaan Kota Salatiga sebagai kota tertua ke-2 di Indonesia, dan juga sebagai salah satu Kota Tertoleran di Indonesia atas penilaian dari Setara Institute. Sehingga tidak heran jika Salatiga merupakan kota yang tidak hanya sebagai tempat berkunjung, namun sebagai rumah bagi penduduk dengan latar belakang agama, suku, budaya, etnis dan kebangsaan yang berbeda-beda. “Penduduk Kota Salatiga terdiri dari enam agama dan satu aliran kepercayaan. Data per Juni 2024, ada 519 warga negara asing berasal dari 25 negara yang tinggal di Kota Salatiga. Mereka hidup berdampingan dengan rukun, damai dan mengedepankan sikap toleransi,” lanjut Yasip.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, UIN Salatiga, Prof. Dr. Muh. Saerozi, M. Ag mengungkapkan bahwa 36 mahasiswa asing dari belahan Afrika, Asia Tengah, Timur Tengah dan ASEAN belajar di UIN Salatiga untuk mengenal moderasi beragama dan toleransi di Salatiga. Selama satu minggu di Salatiga, mereka akan belajar budaya yang ada di Indonesia sekaligus menanamkan toleransi dan berinteraksi dengan mahasiswa-mahasiswa UIN Salatiga, baik menggunakan bahasa nasional maupun bahasa sehari-hari para mahasiswa. “Kunjungan mahasiswa dari 13 negara ini semoga bisa bermanfaat bagi Pemerintah Kota Salatiga menuju ke peringkat lebih baik sebagai kota toleran di Indonesia. Komitmen kami adalah kami hidup di Salatiga harus bermanfaat untuk masyarakat Kota Salatiga, dan pemerintah Kota Salatiga. Oleh karena itu kita harus bekerja sama dan menjaga keharmonisan di Salatiga,” kata Saerozi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *